Active Sport

Obat-Obatan yang Perlu Dibawa Saat Trail Run
Obat-Obatan yang Perlu Dibawa Saat Trail Run
Mar 23, 2016
  • 575
  • 9
  • 1

Cuaca yang berubah drastis, seperti dari panas ke dingin atau sebaliknya dalam waktu cepat, menjadi teman setia para trail runner. Tak hanya itu, para trail runner –sebutan untuk seorang pelari yang melakukan trail run- pun akan menghadapi lintasan lari yang beda dari biasanya. Jalan setapak berbatu, semak-semak, padang ilalang, hingga tanjakan yang cukup terjal bakal menemani setiap langkah para trail run. Lumayan kan Sob?

Oleh sebab itu, para trail runner dianjurkan untuk mempersiapkan dirinya matang-matang sebelum menaklukkan tantangan trail run. Selain fisik, mental dan peralatan yang menadai, obat-obatan pribadi juga perlu kiranya dipersiapkan oleh para trail runner.  Jangan sampai persiapan yang kurang matang akan menghambatmu keseruan saat menaklukkan tantangan trail run. Bagi para trail runner, obat-obatan berikut wajib dibawa.

Obat flu

Cuaca yang begitu mudah berubah saat di lam bebas, akan membuat para trail runner mengalami perubahan suhu tubuh secara drastis. Hal itu tentunya akan membuat tubuh melemah dan kesehatan dengan mudah terganggu. Kondisi tubuh yang melemah akan membuat resiko trail runner terkena penyakit flu bahkan batuk yang bisa dating kapan saja. Oleh karena itu bawalah obat flu dan batuk, serta antibiotik agar aktivitasmu lebih nyaman.

Obat Luka

Trek yang bakal lalui tidak seperti pada umumnya, kamu akan menghadapi medan berat yang mungkin belum pernah terbayang sebelumnya. Jalan setapak yang terjal, semak-semak, hingga ranting dari batang pohon bisa saja melukaimu saat di lintasan. Oleh karena itu, perlengkapan obat untuk luka menjadi suatu yang wajib kamu bawa Sob seperti obat merah, kapas, alcohol, hingga kain kasa.

Obat Pegal

Medan yang berat akan membuat para trail runner mudah kelelahan pastinya. Lebih dari itu, para trail runner merasakan pegal hingga cedera otot serius, kala berusaha menaklukkan medan yang tak biasa seperti halnya di pegunungan. Oleh karena itu obat atau gel pereda pegal dan cedera otot harus selalu dibawa oleh setiap trail runner. Obat ini bisa kamu olehkan sebelum, di tengah perjalanan, hingga sesudah menaklukkan tantangan trail run Sob.

Obat Maag

Perjalanan yang panjang bakal dihadapi oleh setiap para trail runner. Sehingga mereka butuh tenaga dan makanan yang cukup Sob. Ini yang jadi alasan kenapa para trail runner harus selalu bawa obat maag Sob. Namanya juga di gunung, tentunya makanan hanya terbatas. Itu akan memaksa para trail runner menahan rasa laparnya yang dapat mengakibatkan penyakitnya. Meskipun digunung terdapat bahan makanan, belum tentu para trail runner tahu bahan makanan mana yang bisa di makan atau tidak.

Daripada menanggung resiko keracunan, lebih baik jika membawa obat maag untuk mengatasi kemungkinan terkena penyakit maag.

Obat Diare

Selain makanan yang terbatas, di alam bebas seperti pegunungan tentunya toilet jadi suatu yang mustahil untuk ditemui Sob. Oleh sebab itu para trail runner diharapkan makan secukupnya dan dijaga kebersihannya sebelum melakukan olahraga ekstrim seperti trail run. Makanan kurang bersih dapat menyebabkan diare. Itu mungkin ketika proses memasak kebersihannya kurang dan diare pun bisa menghambat keseruanmu saat trail run Sob.

Tak ketinggalan, setelah berolahraga ekstrim seperti trail run, rambutmu akan terasa lepek akibat berkeringat, debu, dan kotoran lain yang menempel dan bisa picu ketombe di kulit kepala. Zinc Active Cool dengan improved formula Complex ZPT - O dari inovasi Jepang, mengatasi ketombe sampai 99% dan mencegah ketombe datang lagi. So jangan lupa bawa shampoo andalanmu setelah beraktivitas ekstrim.

RATE THIS :