Active Sport

XXXVertical Running, Lari Melawan Gravitasi-3
Vertical Running, Lari Melawan Gravitasi
Mar 03, 2015
  • 1483
  • 9
  • 6

Untuk menaiki gedung tinggi apa yang biasa kamu lakukan, naik lift? Ah itu sih sudah biasa. Bagaimana kalau lari naik tangga? Ini baru greget! Jangan salah Sob lari ke atas naik tangga saat ini sudah sangat populer di dunia dengan nama Vertical Running. Olahraga lari dengan arah vertikal ini berbeda dengan pada umumnya yang biasa kamu kenal seperti jogging atau sprint yang bermedan datar dan lapang. Disini tantangannya lebih berat dengan menapaki anak tangga satu persatu hingga mencapai puncak. Luas ruang yang terbatas dan relatif tertutup juga menjadi tantangan tersendiri untuk mengatur pola pernafasan.

Vertical running pertama kali dipopulerkan pada tahun 2009 oleh International Skyrunning Federation (ISF). Ketika olahraga arah vertikal ini mulai diperlombakan, aturannya adalah kompetisi dilakukan dalam sebuah gedung pencakar langit yang setidaknya memiiliki ketinggian 100 meter. Dimana tangga darurat gedung merupakan area yang dipilih sebagai lintasan lomba.

Meskpun terdengar sangat melelahkan dan menguras tenaga, kenyataannya olahraga vertical running cukup banyak diminati oleh banyak orang. Sudah banyak Sob berbagai kompetisi vertical running yang pernah diadakan du dunia. Tidak cuma negara-negara di Asia seperti China, Taiwan, dan Singapura saja yang pernah menyelenggarakan kompetisi vertical running, Amerika Serikat dan Eropa pun pernah ikut ambil bagian untuk berpartisipasi.

Indonesia pun tidak mau ketinggalan dengan olahraga yang tengah populer ini. Malah pada tahun 2013, ajang perlombaan vertical running yang diadakan di Menara BCA, Jakarta membuat satu pemecahan rekor baru yakni “Lomba Lari Naik Tangga Gedung dengan Lantai Terbanyak”. Setelah sukses di Jakarta, Zinc Shampoo selaku sponsor acara juga mengadakan perlombaan serupa di Surabaya untuk menaklukan puncak gedung City of Tomorrow pada tanggal 18 Mei 2014.

Olahraga Menyehatkan

Seperti dikutip dari National Geographic, Universitas Geneva Swiss pernah membuat sebuah penelitian terhadap vertical running. Hasilnya cukup positif, dibanding dengan olahraga lari dengan medan datar, vertical running mampu membakar kalori 10x lebih banyak. Hal ini dikarenakan karena dengan menaiki anak tangga, otot paha, betis dan paha 2x akan tertarik untuk bekerja lebih ekstra keras. Terbayang kan Sob manfaatnya? Stamina dan daya tahan tubuh akan meningkat ekstra bila rutin melakukan olahraga seperti ini.

RATE THIS :